Sari Pediatri
Vol 11, No 2 (2009)

Karakteristik Klinis Lupus Eritematosus Sistemik pada Anak

Ni Putu Sudewi (Peserta Program Fellowship Divisi Alergi-Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)
Nia Kurniati (Divisi Alergi-Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)
EM Dadi Suyoko (Divisi Alergi-Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)
Zakiudin Munasir (Divisi Alergi-Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)
Arwin AP Akib (Divisi Alergi-Imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2016

Abstract

Latar belakang. Manifestasi klinis Lupus Eriternatosus Sistemik (LES) sangat bervariasi sehinggaseringkali menyulitkan penegakan diagnosis. Skor aktivitas penyakit dan kerusakan organ belumditerapkan dalam pemantauan sehari-hari.Tujuan. Mengetahui karakteristik pasien anak dengan LES yang berobat ke Departemen Ilmu KesehatanAnak (IKA) RSCM.Metode. Penelitian retrospektif deskriptif dengan data didapatkan dari rekam medik anak dengan LESperiode 1 Januari 1995-31 Desember 2008.Hasil. Dari 27 rekam medik yang memenuhi kriteria penelitian, tidak ada subjek berusia dibawah 5 tahun dan hampir seluruhnya perempuan. Manifestasi klinis terbanyak adalah ruammalar, artritis, artralgia, fotosensitivitas, dan demam. Kadar anti ds-DNA pada sebagian besarpasien menunjukkan peningkatan bermakna. Seluruh pasien mendapat kortikosteroid oral sebagaiterapi inisial. Skor SLEDAI dan ACR Damage Index meningkat pada subjek dengan perjalananpenyakit yang progresif.Kesimpulan. Karakteristik pasien LES pada penelitian ini sesuai denga kepustakaan. Pemantauanpenyakit dengan skor bermanfaat dalam mencegah kerusakan organ.

Copyrights © 2009