Pariwsata yang selama ini menjadi sumber utama ekonomi masyarakat terpuruk, Bali merasakan dampak yang begitu dahsyat oleh covid-19. Namun pertumbuhan kuantitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada saat itu tumbuh positif. Eksistensi UMKM kembali teruji tahan terhadap kondisi krisis. Walaupun demikian UMKM belum mampu berkontribusi signifikan dalam perekonomian lokal maupun nasional. Kinerja UMKM seharusnya tidak hanya dinilai dari sisi permodalan, aset dan profitnya saja, faktor non finansial seperti modal manusia adalah hal fundamental dalam eksistensinya. Karakter dan kehidupan sosial Sumber Daya Manusia (SDM) Bali, sebagai pelaku UMKM cenderung bersifat komunal dan kolektif yang kaya akan modal sosial. Hal ini merupakan peluang karena modal sosial masyarakat Bali yang tinggi, secara ekonomi dapat dimanfaatkan sebagai determinan ekonomi yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuai apakah modal manusia dan sosial berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi UMKM yang berkelanjutan dan untuk mengetahui peran kebijakan ekonomi pemerintah dalam memoderasi hubungan tersebut pada (UMKM di Provinsi Bali). Sampel yang digunakan sebesar 400 pelaku UMKM di Provinsi Bali, dengan menggunakan teknik analisis data regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan modal manusia dan sosial berpengaruh positif signifikan terhadap peningkatan ekonomi UMKM yang berkelanjutan dan kebijakan ekonomi pemerintan memoderasi hubungan tersebut.
Copyrights © 2024