Sari Pediatri
Vol 9, No 3 (2007)

Krisis Adrenal pada Bayi dengan Hiperplasia Adrenal Kongenital

Suri Nurharjanti H (Divisi Endokrinologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, RS Dr. Ciptomangunkusumo, Jakarta)
Bambang Tridjaja (Divisi Endokrinologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, RS Dr. Ciptomangunkusumo, Jakarta)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2016

Abstract

Krisis adrenal adalah suatu kondisi yang terjadi akibat kegagalan kelenjar adrenal memproduksi hormonglukokortikoid dan/atau mineralokortikoid secara normal. Gejala krisis adrenal pada bayi tidak spesifik,namun diagnosis dini dan tata laksana yang tepat akan menentukan prognosis pasien. Kasus adalah By &,19 hari datang dengan keluhan tangan dan kaki dingin, keringat dingin di kepala, tidak menangis dankelihatan lemah sejak 4 jam sebelum masuk rumah sakit. Terdapat riwayat kematian neonatal anaksebelumnya disertai ambigus genitalia. Pada pemeriksaan fisis ditemukan syok, sesak napas dan ambigusgenitalia (klitoromegali, fusi labio-skrotal dan tidak ditemukan testis). Pemeriksaan darah menunjukkanasidosis metabolik berat, hiponatremia dan hiperkalemia. Hasil analisis kromosom menunjukkan 46, XX.Kadar 17-hidroksi-progesteron 84 nmol/L (N: 0,5-6,5 nmol/L).

Copyrights © 2007