Titian: Jurnal Ilmu Humaniora
Vol. 8 No. 2 (2024): Desember 2024

Inklusivitas Masyarakat Desa Pekuncen Terhadap Komunitas Bonokeling di Desa Pekuncen Banyumas

Permatasari, Sri Metaria (Unknown)
Handika, Pamungkas (Unknown)
Amal , Islakhul (Unknown)
Fiyana, Riska (Unknown)
Pasha, Shaila Thaliida (Unknown)
Auliasari, Filza Nabila (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Dec 2024

Abstract

Pekuncen Village, located in Jatilawang Sub-district, Banyumas Regency, is one form of implementation of the inclusivity process in the Bonokeling Customary Community and the public or religious pluralistic Islam. This research aims to explain the process of acceptance, recognition, and openness that is mutually sustainable between belief systems and cultures. This research uses a qualitative method of descriptive analysis with data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results showed that economic, political, and religious fields can influence the inclusiveness to produce harmonization in Pekuncen Village with the subordinate conditions of the Bonokeling Community who still maintain their beliefs. However, it still creates a religiously pluralistic environment where everyone is free to practice their beliefs without fear of discrimination or social pressure.  Abstrak Desa Pekuncen berada di Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas menjadi salah satu bentuk implementasi terjadinya proses inklusivitas pada Komunitas Adat Bonokeling dan masyarakat umum atau religius pluralistik islam. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses penerimaan, pengakuan, serta keterbukaan yang saling berkesinambungan antara system kepercayaan dan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bidang ekonomi, politik, dan keagamaan dapat mempengaruhi terjadinya inklusivitas sehingga menghasilkan harmonisasi di Desa Pekuncen dengan kondisi subordinat Komunitas Bonokeling yang masih mempertahankan keyakinan mereka. Namun tetap tercipta lingkungan yang religius pluralistik dimana setiap individu bebas mempraktikkan keyakinannya tanpa takut akan diskriminasi atau tekanan sosial.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

titian

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Titian merupakan jurnal ilmiah akademik dalam bidang kajian ilmu Humaniora (budaya) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi. Penerbitan jurnal ini dimaksudkan untuk mempublikasikan berbagai artikel hasil penelitian, studi kepustakaan, studi lapangan, gagasan konseptual, kajian ...