Peran ganda pada working mom di sektor informal mengalami tekanan psikologis, memiliki konflik peran sehingga menyebabkan rendahnya psychological well-being. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran psychological well-being peran ganda pada working mom di sektor informal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 5 subjek. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan; (1) rendahnya penerimaan diri pada subjek DL, S, dan M sedangkan subjek SY dapat dikatakan penerimaan diri kategori sedang dan subjek R memiliki penerimaan diri yang tinggi; (2) hubungan positif dengan orang lain pada subjek DL, S, M, dan SY cenderung sedang dan subjek R memiliki hubungan positif dengan orang lain kategori tinggi; (3) kemandirian, kelima subjek mempunyai kemandirian yang tinggi; (4) penguasaan lingkungan, kelima subjek mempunyai penguasaan lingkungan yang tinggi; (5) kelima subjek belum terlalu memahami apa tujuan, misi, dan arah yang membuatnya merasa hidup; (6) pengembangan diri, kelima subjek belum mampu secara maksimal mengembangkan potensi yang dimiliki. Kesimpulannya Working mom memerlukan dukungan sosial dari suami, keluarga dan masyarakat sekitarnya agar psychological well-being dapat meningkat.
Copyrights © 2024