Sampah dapat didefinisikan sebagai sisa-sisa bahan yang dihasilkan dari aktivitas manusia maupun hewan yang sudah tidak digunakan lagi. Stigma negatif masyarakat terhadap limbah sebagai sesuatu yang kotor dan tidak berguna sering menyebabkan pengelolaan limbah yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tanggapan terhadap permasalahan pengelolaan limbah yang terjadi di Desa Bermi, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Pengelolaan limbah di Desa Bermi menghadapi beberapa tantangan, salah satunya adalah tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat yang masih perlu ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi dan arahan kepada masyarakat agar terlibat aktif dalam proses pengelolaan limbah di Desa Bermi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada peserta sosialisasi. Selain itu, dilakukan juga survei lapangan dan sosialisasi dengan melibatkan perwakilan RT, RW, IPNU IPPNU, dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah di Desa Bermi masih belum optimal, terutama karena keterbatasan fasilitas tempat pembuangan sampah yang layak. Oleh karena itu, saran yang dapat diberikan adalah melakukan sosialisasi tentang pengelolaan limbah yang baik dan benar, serta membangun fasilitas tempat penampungan limbah yang sesuai standar.
Copyrights © 2024