Perceraian merupakan fenomena sosial yang memberikan berbagai implikasi psikologis dan emosionalpada anak-anak, terutama remaja yang berada dalam masa perkembangan kritis. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui lebih dalam bagaimana kualitas hidup remajayang mengalami dampak perceraian orangtua. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatifdimana dengan metode ini diterapkannya observasi dan wawancara secara mendalam terhadap dua remaja yang telahmengalami dampak perceraian orangtua dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwaperceraian orangtua berdampak signifikan terhadap berbagaiaspek kualitas hidup remaja termasuk kesehatan fisik, kesehatan psikologis, serta hubungan sosial dan lingkungan. Selain berbagai aspek secara teoritis ditemukan juga sebuahtemuan baru dalam penelitian ini bahwa remaja akanmengalami perubahan perubahan dalam kualitas hidupmereka yaitu motivasi diri, hasrat atau kemauan, pendidikan, dan keyakinan. Penelitian ini juga mendapatkan hasil akibatperceraian orang tua, remaja dapat memberikan dampakpositif maupun negatif pada hidupnya, tergantung pada faktor-faktor yang mereka alami selama mengalami fase-faseseperti dukungan dari lingkungan sosial, kemampuan remajadalam beradaptasi, manajemen emosional serta inisiatifberinteraksi dengan kedua orang tua setelah perceraianterjadi.
Copyrights © 2024