Mahasiswa calon guru merupakan salah satu bagian dari unsur masyarakat yang memiliki peran penting dalam melakuan fungsi control terhadap pesatnya kemajuan teknologi ini harus memiliki kompetensi inti supaya dapat bersahabat dengan itu. Empat kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru adalah kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogic dan kompetensi professional. Di samping empat kompetensi tersebut mahasiswa calon guru harus dilengkapi dengan pemahaman tentang kewirausahaan dalam Pendidikan. Pemahaman yang benar tentanga arti kewirausahaan untuk guru sangatlah penting karena jika mereka menganggap bahwa kewirausahaan untuk guru memiliki arti seseorang yang berprofesi sebagai guru sekaligus pengusaha, maka itu adalah anggapan yang keliru. Pemahaman yang benar adalah kewirausahaan untuk guru (teacherpreneurship) merupakan seorang guru yang dalam pembelajaran menggunakan nilai-nilai kewirausahaan, sehingga tercerminlah proses pembelajraan yang penuh dengan inovasi, kreasi, karakter siswa yang Tangguh, mampu mengambil resiko, mampu membuat keputusan, bertanggung jawab, mampu mengambil peluang, dan lain sebagainya. Untuk itu, penting diadakannya sebuah pelatihan/workshop dengan tujuan mewadahi mahasiswa calon guru untuk mengambangkan wawasan teacerpreneurship sehingga mahasiswa calon guru selalu optimis dalam menghadapi tantangan kehidupan baik teknologi, perubahan sosial poloitik hankam dan sebagainya. Tahapan pengabdian diawali dengan persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. Workshop kewirausahaan ini sejatinya bertujuan untuk membentuk karakter Teacherpreneurship kepada mahasiswa calon guru. Karakter merupakan ciri khas yang dimiliki oleh seorang individu. Jenis luaran yang akan disiapkan berupa Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dan jurnal Penelitian yang akan diterbitkan pada Jurnal pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama NTB.
Copyrights © 2025