Daya tarik wisata alam dan budaya sebagai salah satu aset utama dalam pengembangan pariwisata Indonesia. Agrowisata Ladang Prayoga merupakan salah satu destinasi wisata berkonsep eduwisata yang menawarkan pengalaman petik buah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan Agrowisata Petik Melon Ladang Prayoga. Data dianalisis menggunakan AHP (Analysis Hierarchy Process) dengan bantuan software expert choice. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling, dengan memilih 5 informan yang terdiri dari pemilik, pegawai dan 3 pengunjung. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian kriteria dari tertinggi ke terendah adalah daya tarik, fasilitas, pelayanan tambahan dan aksesibilitas. Pada kriteria daya tarik yaitu harga yang ditawarkan, aktivitas petik melon, edukasi pertanian dan pemandangan alam yang indah. Kriteria fasilitas yaitu toilet, area parkir, gazebo, dan spot foto. Kriteria aksesibilitas adalah akses jalan menuju lokasi, tersedia rambu petunjuk lokasi, dan lingkungan yang bersih. Kriteria pelayanan tambahan yaitu tersedia pemandu wisata, penjualan produk, dan restoran. Berdasarkan perhitungan bobot seluruh alternatif strategi terdapat prioritas utama yang memiliki peranan penting yaitu harga yang ditawarkan.
Copyrights © 2024