Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dipercaya sebagai tanaman dengan khasiat diuretik yang dapat meningkatkan volume urine. Salah satu model pengujian diuretik dapat menggunakan tikus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan bunga rosella terhadap aktivitas diuretik pada tikus putih jantan galur wistar. Seduhan bunga rosella kering diberikan melalui peroral dengan sonde pada tikus. Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan pengambilan data secara posttest only control group design. Tikus terbagi menjadi 5 kelompok (n=5 ekor/kelompok) yaitu kontrol negatif (Aquadest), kontrol positif (furosemid), dan 3 kelompok dengan dosis bertingkat seduhan bunga rosella (90 mg/KgBB, 180 mg/KgBB dan 360 mg/KgBB). Pengamatan aktivitas diuretik melalui volume urin tikus selama 6 jam. Dilakukan analisis data menggunakan SPSS Statistics Versi 25.0 metode uji One Way Anova (p <0,05) untuk melihat perbedaan rata-rata pada setiap kelompok uji dan dilanjutkan uji LSD (Least Significance Difference) dengan taraf kepercayaan 95% jika terdapat perbedaan bermakna. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa seduhan bunga rosella memiliki aktivitas diuretik terhadap tikus jantan galur wistar. Konsentrasi dosis seduhan bunga rosella memberikan pengaruh terhadap aktivitas diuretik tikus jantan galur wistar dengan dosis seduhan bunga rosella 180 mg/KgBB dan 360 mg/KgBB memberikan efek diuretik yang lebih tinggi dibandingkan dengan furosemid.
Copyrights © 2024