Gerakan Koalisi Konco Pejuang Demokrasi (Koko Pede) menguat dalam mengupayakan calon alternatif menyusul gelagat petahana Arif Sugiyanto – Ristawati Purwaningsih kembali maju pilkada 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gerakan Koko Pede mengantisipasi calon tunggal pada pilkada Kebumen 2024 agar tidak seperti pilkada sebelumnya pada 2020 yang hanya diikuti Arif - Rista. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori gerakan sosial baru dari Sidney Tarrow. Hasil penelitian mengungkap strategi Koko Pede yang tidak menjegal petahana untuk maju pilkada 2024 setelah kemunculan calon alternatif Lilis Nuryani – Zaeni Miftah. Sebab peluang untuk menjadi calon tunggal juga datang ke Lilis – Zaeni sebelum penetapan calon bupati – calon wakil bupati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Oleh karena itu, Koko Pede berperan signifikan dalam menjaga demokrasi berjalan sehat dan bermartabat dengan tidak adanya calon tunggal pada pilkada Kebumen 2024.
Copyrights © 2024