Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara Self-Directed Learning (SDL) dan Self-Regulated Learning (SRL) dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa program studi Tadris Matematika IAIN Kerinci. Desain penelitian ini adalah korelasional, menggunakan sampel sebanyak 46 mahasiswa semester 2 dan 4. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner SDL, SRL, dan tes keterampilan berpikir kritis, yang masing-masing diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda, didahului dengan uji asumsi klasik. Hasil analisis menunjukkan bahwa SDL dan SRL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,432 (p = 0,002) untuk SDL dan 0,356 (p = 0,007) untuk SRL. Penelitian ini memperkuat pentingnya pengembangan SDL dan SRL dalam konteks pendidikan matematika untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Temuan ini relevan untuk merancang intervensi pendidikan yang lebih efektif, mendorong kemandirian dan regulasi diri dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2022