Kebijakan pencegahan korupsi yang diterapkan di lembaga pemerintah mempengaruhi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara. Tantangan terbesar lembaga pemerintah yaitu pelayanan publik dan korupsi. Dalam hal ini, perlu melibatkan hubungan antara kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan perkantoran dan strategi pencegahan korupsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pencegahan korupsi berdampak pada perilaku disiplin Aparatur Sipil Negara. Hal Ini memiliki dampak pada keuangan negara dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa lembaga pemerintahan. Pengumpulan data melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam dengan Aparatur Sipil Negara, dan analisis dokumen terhadap kebijakan pencegahan korupsi di lingkungan perkantoran. Mendukung manajemen dan menciptakan budaya organisasi yang mendukung prinsip anti-korupsi sangat penting untuk meningkatkan kedisiplinan. Peningkatan kedisiplinan meningkatkan kualitas individu dan pelayanan publik secara menyeluruh. Pemerintah harus terus mengembangkan dan menerapkan kebijakan yang mendukung pencegahan korupsi secara menyeluruh agar lingkungan kerja menjadi lebih adil dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hal Ini menunjukkan pentingnya menerapkan pencegahan korupsi dan manajemen sumber daya manusia untuk mencapai tujuan pelayanan publik yang lebih baik.
Copyrights © 2024