Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Selective Policy dalam penanganan warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia setelah masa pandemi Covid-19, dengan fokus pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap regulasi yang ada, serta wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini dirancang untuk memastikan keamanan dan kesehatan nasional, tantangan dalam verifikasi dokumen kesehatan dan koordinasi lintas instansi masih menjadi kendala signifikan dalam implementasinya. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan proses verifikasi dan penegakan hukum yang lebih fleksibel bagi pelanggar izin tinggal. Dengan demikian, kebijakan Selective Policy diharapkan dapat dijalankan secara efektif, menjaga stabilitas nasional, serta memberikan kemudahan bagi WNA yang berkontribusi positif bagi Indonesia.
Copyrights © 2024