Perlindungan hak asasi manusia (HAM) terhadap anak menjadi isu krusial dalam konteks hukum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh sistem peradilan anak dalam melindungi hak-hak anak. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis-normatif dengan pendekatan studi literatur, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap regulasi yang ada. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa meskipun terdapat regulasi yang mendukung perlindungan anak, implementasinya masih terkendala oleh berbagai faktor. Kurangnya sumber daya manusia yang terlatih, minimnya pelatihan bagi petugas peradilan, serta rendahnya kesadaran hukum di masyarakat menjadi hambatan signifikan. Temuan ini menekankan perlunya evaluasi dan perbaikan dalam sistem peradilan anak untuk memastikan perlindungan yang lebih efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi konstruktif bagi penguatan sistem peradilan anak di Indonesia, sehingga hak- hak anak dapat dilindungi secara lebih optimal. The protection of children's human rights is a crucial issue in the Indonesian legal context. This research aims to identify the challenges faced by the juvenile justice system in protecting children's rights. The method used is juridical-normative research with a literature study approach, which allows in-depth analysis of existing regulations. The results showed that although there are regulations that support child protection, their implementation is still constrained by various factors. The lack of trained human resources, minimal training for judicial officers, and low legal awareness in the community are significant obstacles. The findings emphasize the need for evaluation and improvement in the juvenile justice system to ensure more effective protection. This research is expected to provide constructive recommendations for strengthening the juvenile justice system in Indonesia, so that children's rights can be protected more optimally.
Copyrights © 2024