Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Vol. 9 No. 3 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan

PARTISIPASI POLITIK SEBAGAI SENJATA: KAMPANYE HITAM DAN KRISIS INTEGRITAS

Gistiana Rahmadhita Tanzill (Unknown)
Hadi Fadhilah Yusup (Unknown)
Mochamad Yuzar Rauf (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Dec 2024

Abstract

ABSTRACT Political participation is one of the main components in a democratic system which provides opportunities for citizens to play an active role in determining public policy and electing leaders. Political campaigns have now transformed by using social media as a means to gain support from the public. However, with advances in technology, the negative side of political participation has also emerged, which often results in black campaign practices. The aim of this research is to solve the problems that occur. The research method used is a qualitative-inductive approach with literature study as a data collection tool. This participation is often misused in the form of smear campaigns, which can weaken democracy. The negative impact of black campaigns by spreading false information can influence people's political behavior and damage political education, damage the reputation or character of political opponents and crisis political integrity. Restoring the integrity of democracy due to black campaigns, by increasing public political literacy, monitoring and enforcing the law, transparency and accountability and the media must also be regulated to reduce the spread of information. Keywords: Political participation, Black campaign, Integrity crisis. ABSTRAK Partisipasi politik adalah salah satu komponen utama dalam sistem demokrasi yang memberikan kesempatan bagi warga negara untuk berperan aktif dalam menentukan kebijakan publik dan memilih pemimpin. Kampanye politik kini telah bertransformasi dengan menggunakan media sosial sebagai sarana untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Namun, dengan kemajuan teknologi, muncul pula sisi negatif dari partisipasi politik, yang sering kali berujung pada praktik kampanye hitam. Tujuan penelitian ini untuk memecahkan permasalahan yang terjadi tersebut. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif-induktif dengan studi literatur sebagai alat pengumpulan data. Partisipasi ini sering disalahgunakan dalam bentuk kampanye hitam, yang dapat melemahkan demokrasi. Dampak negartif dari kampanye hitam dengan menyebarkan informasi palsu dapat memengaruhi perilaku politik masyarakat dan merusak pendidikan politik, merusak reputasi atau karakter lawan politik dan krisis integritas politik. Mengembalikan integritas demokrasi karena kampanye hitam, dengan peningkatan literasi politik masyarakat, pengawasan dan menegakkan hukum, transparansi dan akuntabilitas dan media juga harus diatur untuk mengurangi penyebaran informasi. Kata kunci: Partisipasi politik, Kampanye hitam, Krisis integritas.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

causa

Publisher

Subject

Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Causa Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan adalah Jurnal Hukum yang terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini menerima naskah tenang hasil penelitian maupun kajian literatur tentang mengangkat dan menyajikan beberapa isu hukum yang kontekstual dengan kehidupan berbangsa saat ini. Pertama, isu tentang ...