Penipuan dan aktivitas kriminal menjadi salah satu tantangan terbesar bagi perusahaan ekspedisi, termasuk J&T Cargo. Kompleksitas operasional, volume pengiriman yang tinggi, dan keterlibatan berbagai pihak menimbulkan risiko penipuan berupa penggelapan dana, pencurian barang,manipulasi data pengiriman, dan pemalsuan dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab, bentuk dan dampak penipuan di J&T Cargo sertamengidentifikasi strategi pencegahan yang efektif. Pendekatan penelitian dilakukan melalui studi kasus denganmenggunakan metode kualitatif seperti analisis kebijakan perusahaan, wawancara dengan manajemen, dan tinjauan literatur mengenai sistem pemantauan dan teknik anti-fraud.Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah preventif dapat dilakukan dengan memperkuat sistem pengawasan internal, memanfaatkan teknologi seperti blockchain dankecerdasan buatan untuk transparansi data, serta membangun budaya kerja berbasis integritas melaluipelatihan karyawan dan penerapan sistem pelaporan whistleblowing. Dengan menerapkan langkah-langkahtersebut, J&T Cargo dapat meminimalisir risiko penipuan,meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan menjaga kelangsungan bisnis di tengah persaingan yang semakinketat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan logistik lain dalam menghadapi tantangan serupa.
Copyrights © 2024