Penelitian ini menganalisis fenomena code-switching bahasa Inggris-Indonesia yang terjadi pada percakapan remaja urban di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pola penggunaan, konteks, serta faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode di kalangan remaja berusia 15-21 tahun. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa code switching dipengaruhi oleh media sosial, lingkungan sosial, dan kebutuhan ekspresi diri. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan dinamika sosial dan budaya, tetapi juga menjadi sarana bagi remaja untuk menunjukkan identitas dan hubungan interpersonal. Meskipun demikian, praktik alih kode tidak memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan remaja dalam berbahasa Indonesia.
Copyrights © 2024