Artikel ini membahas bagaimana tim hubungan masyarakat (humas) dapat membantu memperbaiki nama baik perusahaan setelah terjadi kecurangan keuangan. Kasus yang dibahas adalah skandal di PT Indofarma Tbk, di mana manipulasi keuangan menyebabkan kerugian besar dan merusak reputasi perusahaan. Penelitian ini melihat dampak kecurangan terhadap citra perusahaan dan cara-cara efektif yang bisa digunakan humas untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat. Penulis mengkaji berbagai tulisan tentang citra perusahaan, kecurangan, dan peran humas dalam menangani krisis. Selain itu, penelitian ini juga membahas pentingnya pengawasan internal untuk mencegah kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memperbaiki nama baik perusahaan, diperlukan beberapa langkah: memperbaiki cara perusahaan dikelola, meningkatkan pengawasan keuangan, dan menerapkan strategi komunikasi yang terbuka dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kesimpulannya, kombinasi perbaikan internal perusahaan dan komunikasi yang baik dengan pihak luar sangat penting untuk memulihkan reputasi perusahaan setelah skandal. Penelitian ini memberikan panduan bagi tim humas dan pimpinan perusahaan dalam menghadapi krisis akibat kecurangan keuangan.
Copyrights © 2025