Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan selama observasi awal, yaitu bahwa dalam proses pembelajaran IPAS, banyak metode yang digunakan bersifat konvensional, di mana guru menjelaskan materi dan siswa berperan sebagai pendengar. Selain itu, sekolah dasar tidak memiliki banyak fasilitas belajar, seperti laboratorium dan sumber belajar lainnya, sehingga pembelajaran tetap berpusat pada guru, seperti yang terjadi di dalam kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pembelajaran berbasis lingkungan terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SDN 42 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain eksperimental semu (quasi-experimental design) karena melibatkan dua kelas. Sampel penelitian terdiri dari 29 siswa dari kelas kontrol dan 29 siswa dari kelas eksperimen, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, analisis dokumen, dan uji coba. Dari hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDN 42 Pekanbaru. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk penggunaan pembelajaran berbasis lingkungan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2024