Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan analisis prediksi kebangkrutan adalah Altman Z-Score, yang dilengkapi dengan titik Cut Off untuk mengklasifikasikan kondisi kebangkrutan. Penelitian ini menggunakan model Altman Z-Score untuk menganalisis dan memprediksi kebangkrutan pada perusahaan penyedia jasa jalan tol di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2022. Penulis melakukan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif komparatif. Penulis akan menganalisis laporan keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT. Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, yang bergerak di bidang penyediaan jasa jalan tol di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keuangan PT. Jasa Marga (Persero), Tbk. berada di zona bahaya dan zona hitam, sedangkan PT. Citra Nusaphala Persada Tbk. berada di zona aman dan zona hitam. Fluktuasi ini menunjukkan bahwa ada risiko keuangan yang harus diwaspadai. Hasil penelitian ini memberikan pengetahuan kepada investor dan manajemen perusahaan tentang kesehatan finansial perusahaan jalan tol. Hasil penelitian ini dapat dilihat oleh manajemen saat mereka membuat keputusan tentang mengantisipasi dan mengelola risiko kebangkrutan. Penelitian lebih lanjut dapat melakukan perbandingan perusahaan penyedia jasa jalan tol di China dan Malaysia. Kedua negara ini menarik untuk dipelajari karena memiliki karakteristik yang sama dengan Indonesia, yaitu berusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan infrastruktur jalan tol yang mendorong perekonomian mereka.
Copyrights © 2024