Penelitian ini menjelaskan strategi seorang Production Designer untuk mewujudkan rasa keanehan melalui konsep uncanny dan unsur horor pada setiap set. Konsep uncanny dalam genre horor berusaha memunculkan sensasi keanehan dan kegelisahan. Artinya sendiri mengacu pada pengalaman psikologis pada suatu kejadian atau pengalaman individu yang tidak diketahui tapi menakutkan melalui hal-hal yang familier. Strategi yang digunakan secara umum adalah menggunakan simbol-simbol yaitu komposisi set dan properti yang memunculkan kegelisahan dan membangkitkan emosi. Penulis berfokus pada strategi yang dilakukan oleh seorang production designer dalam menerapkan unsur horor menggunakan konsep uncanny pada desain set dan properti di film A Shiny Day. Uncanny merupakan konsep yang terkait dengan naratif horor karena mampu memunculkan perasaan aneh, tidak nyaman, dan kegelisahan. Horor juga merupakan konsep yang sama yaitu berusaha menanamkan rasa takut, tegang, serta kengerian melalui berbagai adegan dan aktornya. Horor yang bertalian dengan konsep uncanny pada film ini mampu memberikan nuansa pada seluruh set hutan, kamar Agita, ruang keluarga dan ruang makan, konsep dan teknik tersebut digunakan dalam peletakan props untuk meningkatkan ketegangan dan kegelisahan bagi penonton.
Copyrights © 2024