Meningkatnya adopsi teknologi digital telah mengubah cara masyarakat menyimpan dan menginvestasikan uang mereka. Generasi Z (lahir antara tahun 1997 dan 2012), sebagai generasi paling paham digital, memiliki preferensi dan perilaku berbeda dalam hal menabung dan berinvestasi. Bank syariah, khususnya, menghadapi tantangan untuk menarik dan mempertahankan tabungan generasi muda. Dengan perkembangan perbankan syariah di era digital, terdapat banyak peluang maupun hambatan untuk keberadaannya. Dengan demikian Perbankan Syariah diharuskan untuk memaksimalkan peluang yang ada. Untuk melakukan hal tersebut, maka perbankan syariah harus meningkatkan strategi pemasaran digital dengan melibatkan Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang dilakukan bank syariah untuk meningkatkan minat menabung generasi Z di era digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana peneliti melakukan pengumpulan data dari literatur yang sudah ada.
Copyrights © 2024