Negara-negara di seluruh dunia didorong ke dalam perdagangan internasional oleh periode global kontemporer. Mata uang asing adalah sumber pendanaan untuk pembangunan nasional dan perdagangan internasional. Mengetahui bagaimana ekspor, impor, dan inflasi mempengaruhi valuta asing di lima negara ASEAN antara tahun 2015 dan 2023 adalah tujuan dari penelitian ini. Analisis regresi data panel adalah metodologi yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan studi, cadangan mata uang asing di lima negara ASEAN dari tahun 2015 hingga 2023 dipengaruhi secara signifikan oleh variabel ekspor dan inflasi. Namun, di lima negara ASEAN dari tahun 2015 hingga 2023, variabel impor tidak memiliki dampak yang nyata terhadap cadangan devisa. Selain itu, temuan uji simultan menunjukkan bahwa efek gabungan dari impor, ekspor, dan inflasi berdampak pada cadangan devisa di lima negara ASEAN antara tahun 2015 dan 2023. Dari sudut pandang ekonomi Islam, tabungan atau uang negara yang digunakan untuk mencapai stabilitas ekonomi dan kesejahteraan disebut sebagai cadangan devisa. Beberapa dari lima negara ASEAN dalam penelitian ini sebagian besar adalah negara non-Muslim, yang berarti mereka mungkin tidak dapat menerapkan kebijakan yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam.
Copyrights © 2024