Industri semen mempunyai peranan penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, yaitu menjadi salah satu fokus utama kebijakan fiskal sekaligus kunci pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur semen yang terdaftar di JII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder perusahaan yang terdaftar di sektor semen JII. Populasi menggunakan 5 perusahaan dan 30 sampel data. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 25. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel biaya produksi berpengaruh terhadap laba bersih. Hal ini menandakan seiring meningkatnya biaya produksi, laba bersih pun meningkat. Variabel biaya operasional berpengaruh terhadap laba bersih, artinya semakin besar biaya operasional maka laba bersih semakin meningkat. Selanjutnya variabel biaya produksi dan biaya operasional mempengaruhi laba, artinya semakin tinggi biaya produksi dan biaya operasional yang dikeluarkan secara bersama-sama dalam kegiatan perusahaan, maka jumlah pencapaian keuntungan akan semakin meningkat.
Copyrights © 2024