Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan dari hasil belajar siswa pada materi IPAS dengan penggunaan model PjBL (Project Based Learning) dan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching). Metode pada penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas atau PTK dengan prosedur yang mengikuti model dari Kemmis dan McTaggart. Sebanyak 26 siswa kelas V SDN Sukosari 02 berpartisipasi dalam penelitian ini, yang dilaksanakan melalui tahapan pra siklus, siklus I , dan siklus II. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi dan tes berupa multiple choice yang diberikan kepada siswa sebelum dilakukan tindakan (pretest) dan setelah diberikan tindakan (posttest). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dilihat dari nilai mean hasil belajar siswa pada prasiklus nilai mean sebesar 51, siklus I nilai mean sebesar 65, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80, menunjukkan kenaikan yang signifikan. Ketuntasan dalam belajar pada prasiklus yaitu 19% dengan kategori kurang, siklus I mencapai 46% dengan kategori "Cukup", lalu pada siklus II meningkat dengan presentase ketuntasan menjadi 85% dengan kategori "Sangat Baik. Peningkatan nilai mean dan persentase dari ketuntasan siswa dari prasiklus hingga siklus II menunjukkan jika penerapan dari model PjBL dengan pendekatan CRT berhasil dalam meningkatkan hasil belajar kelas V SDN Sukosari 02 pada materi IPAS.
Copyrights © 2024