Akuntansi lingkungan atau green accounting adalah pendekatan strategis yang semakin relevan dalam menghadapi tantangan keberlanjutan di dunia bisnis modern. Pendekatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan dampak lingkungan ke dalam laporan keuangan perusahaan, memungkinkan pengukuran dan pengelolaan tanggung jawab lingkungan dengan cara yang lebih transparan dan akuntabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur untuk mengkaji konsep, tantangan, dan manfaat green accounting di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penerapan green accounting masih terbatas, ada potensi signifikan bagi perusahaan untuk meningkatkan citra, efisiensi operasional, dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang praktik ini, regulasi yang tidak konsisten, serta biaya awal yang tinggi untuk implementasi sistem pelaporan yang diperlukan. Oleh karena itu, pengembangan kebijakan yang mendukung dan penyediaan pelatihan yang komprehensif bagi perusahaan sangat penting. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan akan lebih siap untuk menerapkan green accounting secara efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa perhatian terhadap praktik akuntansi yang ramah lingkungan tidak hanya krusial untuk kepentingan bisnis, tetapi juga untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas, demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2024