Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, berfokus pada analisis proses pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi Pancasila melalui tes uraian singkat. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dokumen tes yang telah dilakukan selama dua siklus. Hasilnya menunjukkan bahwa tes uraian singkat sebagai metode penilaian memungkinkan peserta didik mengungkapkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila. Rata-rata nilai peserta meningkat signifikan, dari 57 pada siklus pertama menjadi 78 pada siklus kedua, dengan ketuntasan belajar mencapai 80%. Model pembelajaran ini terbukti efektif dalam membantu peserta didik mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan sehari-hari, serta mendorong berpikir kritis, reflektif, dan analitis. Proses pembelajaran yang berfokus pada refleksi dan diskusi aktif memungkinkan peserta didik untuk lebih memahami relevansi Pancasila dalam konteks modern. Dengan penerapan model ini, peserta didik tidak hanya menghafal nilai-nilai Pancasila, tetapi juga menginternalisasi dan menerapkannya dalam kehidupan sosial. Dengan hasil ini, diharapkan model pembelajaran ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk implementasi pembelajaran Pancasila yang lebih efektif di kelas, meningkatkan keterlibatan peserta didik, dan memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta membentuk karakter peserta didik yang lebih baik.
Copyrights © 2024