Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Student Teams-Achievement Divisions (STAD) berbasis instrumen non-tes dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian ini juga mengeksplorasi penerapan pendekatan kolaboratif melalui model STAD untuk memperdalam pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila dan manfaat instrumen non-tes seperti observasi, portofolio, dan umpan balik kualitatif dalam mengevaluasi hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan dengan metode kuasi-eksperimental dan penerapan model STAD untuk membangun pemahaman siswa mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara serta nilai moral dan kebangsaan. Evaluasi non-tes dilakukan dengan metode pengamatan dan analisis portofolio untuk menilai keterampilan kerjasama dan pemecahan masalah siswa. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model STAD berbasis non-tes efektif meningkatkan aktivitas siswa, pemahaman nilai Pancasila, serta hasil belajar mereka melalui pendekatan aktif dan kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model STAD dan penilaian non-tes mampu menciptakan lingkungan belajar aktif, meningkatkan kepercayaan diri siswa, serta mengembangkan keterampilan sosial. Dengan hasil ini, model STAD dan penilaian non-tes direkomendasikan sebagai alternatif metode pembelajaran yang inovatif dan efektif.
Copyrights © 2024