Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati
Vol 1, No 1 (2016): February 2016

Aspek Molekuler Hubungan Asupan Zinc dan Selenium dengan Hemoglobin Glikosilasi pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

Yuliati Widiastuti, Indranila Kustarini Samsuria Judiono (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2016

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai hiperglikemik kronis. HbA1c merupakan hasil pemeriksaan untuk melihat kontrol glikemik. Zinc dan Selenium merupakan faktor metaloenzim, berperan dalam mekanisme regulasi dan sintesis  insulin.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara  Zinc dan  Selenium  dengan HbA1C pada  pasien DMT2.  Desain  cross sectional  terhadap pasien DMT2.  Sampel berjumlah 108 orang pasien di beberapa Rumah sakit di Bandung dari tahun 2011 s/d 2013. Sampel dilakukan secara purposive sampling. Zinc dan Selenium dikumpulkan dengan Semi Quantitative Food Frequency (SQFF).  HbA1c diukur dengan metode afinitas kromatografi. Data dianalisis dengan  Fisher Exact  dan  uji  korelasi  Spearman  (p<0,05).  Penelitian ini telah mendapat persetujuan Komite Etik.  Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara Zinc, Selenium dan HbA1c (p<0,001). Ada hubungan antara Zinc dan Selenium dengan HbA1c,  sehingga penatalaksanaan diit dengan asupan Zinc dan Selenium sangat diperlukan dalam regulasi pasien DMT2.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

biota

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, kajian-kajian pustaka dan berita-berita terbaru tentang ilmu dan teknologi kehayatian (biologi, bioteknologi dan bidang ilmu yang terkait). Biota terbit pertama kali bulan Juli 1995 dengan ISSN ...