Penelitian ini menganalisis pengaruh kebijakan tax holiday selama 50 tahun yang diajukan oleh Apple Inc. terhadap minat pembelian produk Apple di Indonesia. Kebijakan tersebut dirancang untuk memberikan keringanan pajak yang signifikan, yang diharapkan dapat memperkuat strategi bisnis Apple, seperti penurunan harga produk, peningkatan investasi dalam pengembangan teknologi, serta optimalisasi strategi pemasaran. Meski demikian, kebijakan ini memicu berbagai kontroversi, khususnya terkait keadilan fiskal dan dampaknya terhadap persaingan pasar domestik. Dengan pendekatan kuantitatif, data penelitian diperoleh melalui survei terhadap 100 responden yang merupakan pengguna maupun peminat produk Apple. Analisis bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana kebijakan fiskal tersebut memengaruhi persepsi konsumen terhadap nilai produk, daya saing harga, dan citra merek perusahaan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kebijakan tax holiday memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat konsumen dalam membeli produk Apple. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi fiskal yang dirancang secara jangka panjang oleh perusahaan multinasional tidak hanya berkontribusi pada peningkatan daya saing, tetapi juga mampu membangun loyalitas konsumen. Studi ini memberikan wawasan penting bagi para pemangku kepentingan terkait implikasi kebijakan fiskal dalam membentuk preferensi pasar, khususnya di negara berkembang. Meskipun kontroversi terkait tanggung jawab sosial perusahaan tetap menjadi perhatian. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang hubungan antara kebijakan fiskal dan perilaku konsumen, serta memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi insentif yang adil dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024