Jurnal Teknik Sipil
Vol 12, No 2 (2013)

PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK PELUMAS BEKAS DAN STYROFOAM PADA BETON ASPAL

L, JF.Soandrijanie (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2013

Abstract

Seringnya terjadi kerusakan lapis permukaan jalan berupa retak-retak sebelum masa             layan     berakhir,   menimbulkan    suatu   pemikiran             perlunya                dicarikan                solusi penggunaan bahan tambah pada beton apal yang dapat menurunkan tingkat kekakuan lapis  perkerasan  jalan  tersebut,  sehingga  diperoleh  lapis  permukaan  jalan  yang  lebih fleksibel. Harga bahan tambah yang mahal menimbulkan pemikiran untuk memanfaatkan minyak pelumas bekas (MPB) dan limbah styrofoam bekas pengepakan barang elektronik sebagai  bahan  tambah.  Penambahan  minyak  pelumas  bekas  dan  styrofoam  dalam campuran beton aspal diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas  campuran. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penambahan  minyak pelumas bekas dan 0,03% styrofoam pada beton aspal dapat meningkatkan nilai density, Void Fill With Asphalt ( VFWA) dan flow, serta menurunkan  nilai Void In The Mix (VITM), stabilitas, dan Marshall Quotient (QM) dalam campuran. Kadar aspal optimum diperoleh pada campuran 0,03% styrofoam dengan penambahan 5% minyak pelumas bekas yaitu sebesar 6.5% dan pada penambahan 10%  dan  12,5%  yaitu sebesar  7%. Jadi  penambahan  minyak pelumas  bekas  dengan 0,03% styrofoam dapat menurunkan kekakuan dan memperbaiki fleksibilitas campuran, sehingga lapis permukaan jalan tidak mudah mengalami keretakan.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Transportation

Description

Jurnal Teknik Sipil adalah wadah informasi bidang Teknik Sipil berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali Oktober tahun 2000. Frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober. (ISSN ...