Kelas Industri adalah program kolaborasi antara industri dan satuan pendidikan kejuruan yang menyatukan pembelajaran di sekolah dengan dunia industri. Kelas Industri juga merupakan salah satu model pelaksanaan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memadukan sistem pendidikan sekolah dengan sistem di industri secara tepat. Manfaat dari kelas industri memberikan dampak terhadap faktor-faktor pengaruh motivasi dan kesiapan kerja siswa dari faktor internal yang berasal dari dalam diri setiap individu maupun eksternal yang berasal dari faktor diluar dari individu. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk mengetahui tingkat motivasi belajar, kesiapan kerja, dan manfaat program kelas industri pada siswa kelas industri BUMA School di SMKN 1 Singosari. (2) Untuk mengetahui adanya pengaruh kelas industri terhadap motivasi belajar. (3) Untuk mengetahui adanya pengaruh kelas industri terhadap kesiapan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel penelitian yang digunakan adalah kelas industri (X), motivasi belajar (Y1), dan kesiapan kerja (Y2). Populasi penelitian adalah siswa kelas industri buma school di SMKN 1 Singosari yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, dengan penetapan 30 responden sebagai sumber informasi data. Pengumpulan data yaitu dengan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis deskriptif statistik untuk mengetahui nilai dari tingkat manfaat yang didapatkan siswa pada saat mengikuti program kelas industri, motivasi belajar siswa, dan kesiapan kerja siswa kemudian pengujian hipotesis parsial (uji-t) untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan kelas industri terhadap motivasi belajar dan kesiapan kerja siswa. Pengolaan data dilakukan dengan menggunakan bantuan dari aplikasi SPSS. Bedasarkan hasil analisis deskriptif statistik, skor mean pada variabel kelas industri yaitu sebesar 51,35 dari nilai skor maksimum 56. Nilai skor motivasi belajar sebesar 57,63 dan kesiapan kerja 59,1 dari nilai skor maksimum 64. Ketiga variabel tersebut berada pada kategori intepretasi sangat tinggi. Hasil dari analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa hipotesis diterima dengan adanya pengaruh positif variabel X terhadap Y1 dan Y2. Hasil t hitung variabel kelas industri terhadap motivasi belajar, t hitung sebesar 4.888 > t tabel = 2.048 dan hasil t hitung variabel kelas industri terhadap kesiapan kerja, t hitung sebesar 6.688 > t tabel = 2.048. Kata Kunci: Kelas Industri, Motivasi Belajar, Kesiapan Kerja
Copyrights © 2024