Risiko kredit dan risiko likuiditas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan non-keuangan di Indonesia. Risiko kredit yang tinggi cenderung berdampak negatif pada profitabilitas, sementara risiko likuiditas yang tinggi juga berdampak negatif terhadap profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, manajemen risiko kredit dan risiko likuiditas menjadi aspek penting dalam strategi pengelolaan keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 - 2022. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria perusahaan yang menerbitkan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan selama berturut-turut dalam periode 2019 – 2022 dan memiliki risiko kredit dan risiko likuiditas yang signifikan periode 2019-2022 sehingga memperoleh 52 pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan penyajian data dibantu SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Risiko Kredit memiliki pengaruh negatif terhadap profitabilitas. Risiko Likuiditas memiliki pengaruh negatif terhadap Profitabilitas. Berdasarkan hasil tersebut, ada dua faktor yang mempengaruhi Profitabilitas yaitu Risiko Kredit dan Risiko Likuiditas. Faktor tersebut diharapkan menjadi pertimbangan bagi investor dalam berinvestasi.
Copyrights © 2024