Studi ini bertujuan untuk memahami pengaruh Korean Brand Ambassador, Fear of Missing Out (FOMO), dan Social Media Marketing secara simultan terhadap Impulse buying produk Somethinc di akun Shopee Radysa Cosmetic. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Untuk pengambilan data, penulis menggunakan metode survei. Metode survei merupakan suatu teknik penelitian yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan di PT Radysa Dharma Abadi. Dalam penelitian ini, jumlah sampelnya adalah 100 responden. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa variabel Korean Brand Ambassador memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying produk Somethinc di akun Shopee Radysa Cosmetic. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa variabel Fear Of Missing Out (FoMO) tidak memiliki pengaruh dan tidak signifikan terhadap impulse buying produk Somethinc di akun Shopee Radysa Cosmetic. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa variabel Social Media Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying produk Somethinc. Berdasarkan analisis data uji hipotesis, secara simultan pengaruh Korean Brand Ambassador, Fear of Missing Out (FOMO), dan Social Media Marketing terhadap Impulse Buying produk Somethinc di akun Shopee Radysa Cosmetic terbukti positif dan signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa semua variabel bebas yaitu Korean Brand Ambassador (X1), Fear Of Missing Out (X2), dan Social Media Marketing (X3) berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu Impulse Buying.
Copyrights © 2024