Aspek perkembangan kesadaran diri merujuk pada proses dimana seseorang mulai memahami dan mengenali siapa dirinya, termasuk emosi, pikiran, kekuatan, kelemahan dan keyakinan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri pada anak usia 5 tahun di Pasti Al-Mukmin Malaysia melalui penerapan permainan ular tangga. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kurt Lewin. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dan setiap siklus memiliki empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pada penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Instrument yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar observasi dan catatan anekdot. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan metode permainan ular tangga dapat meningkatkan perkembangan sosial emosional anak pada bagian kesadaran diri di Pasti Al-Mukmin Malaysia, dapat dilihat dari hasil yang didapatkan meningkat di setiap siklusnya.
Copyrights © 2024