Imperfect menjadi film menarik karena mengisahkan tentang perempuan yang dituntut cantik dan sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wacana Sara Mills dalam kecantikan perempuan yang terwakilkan melalui film Imperfect, termasuk substansinya yang berkaitan dengan karier, cinta, sertra kecantikan yang diukur melalui fisik pada perempuan. Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini maka metode penelitian yang akan digunakan adalah metode penelitian deskripsi kualitatif. Metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan, menerangkan, dan menjawab secara rinci permasalahan yang akan diteliti. (Sugiono 2016). Perempuan dalam film seringkali digambarkan sebagai perempuan yang terpinggirkan, lemah, tertindas secara fisik dan mental, dan jenis studi film tentang perempuan atau yang biasa disebut feminisme ini telah menarik perhatian publik. Film bertema feminisme karena memiliki nilai jual yang mampu merayu penontonnya untuk mengkonsumsi film tersebut. Karena alasan ini, bebera
Copyrights © 2024