cover
Contact Name
Priyanto
Contact Email
priyanto@unja.ac.id
Phone
+6285266113072
Journal Mail Official
dikbastra@unja.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Mattaher No.16, Ps. Jambi, Kota Jambi, Jambi 36123
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
DIKBASTRA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26211424     DOI : https://doi.org/10.22437/dikbastra
Core Subject : Education,
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is registered with E-ISSN: 2621-1424. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published 2 (two) times a year in March and November, contains articles/articles of thought and research written by experts, scientists, practitioners, and reviewers/reviewers on research results, conceptual ideas, studies and application of theory, literature reviews, and book reviews in the fields of language and literature teaching, language, and literature.
Articles 78 Documents
Pengaruh Metode Sugesti Imajinasi dan Kreativitas terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas IX SMP Budi Teguh Harianto; Hary Soedarto Harjono
DIKBASTRA Vol. 1 No. 1 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.491 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji (1) pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis puisi siswa, (2) pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa yang mempunyai kreativitas tinggi, (3) pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis puisi pada siswa yang mempunyai kreativitas rendah, (4) pengaruh kreativitas terhadap keterampilan menulis puisi siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, yang dilakukan dengan metode kuasi eksperimen melibatkan (3) variabel, yaitu metode sugesti imajinasi sebagai variabel bebas dan kreativitas siswa sebagai variabel antara, serta keterampilan menulis puisi sebagai variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian ini simpulannya adalah terdapat pengaruh signifikan metode sugesti imajinasi dan kreativitas siswa terhadap keterampilan siswa menulis puisi. Artinya pembelajaran dengan metode sugesti imajinasi yang digunakan pada kelas eksperimen lebih unggul daripada pembelajaran metode konvensional yang dilakukan pada kelas kontrol. Oleh karena itu, metode sugesti imajinasi lebih baik dari pada metode konvensional dalam meningkatkan keterampilan siswa menulis puisi. his study aims to examine (1) the influence of imagination suggestion methods on students' poetry writing skills, (2) the influence of imagination suggestion methods on poetry writing skills on students who have high creativity, (3) the influence of imagination suggestion methods on poetry writing skills for students who have low creativity, (4) the influence of creativity on students' poetry writing skills. The approach used in this study is a quantitative approach, which is done by quasi-experimental method involving (3) variables, namely the method of imagination suggestion as an independent variable and student creativity as an intermediate variable, as well as poetry writing skills as dependent variables. Based on the results of this study the conclusion is that there is a significant influence on the method of suggestion of imagination and creativity of students on the skills of students writing poetry. This means that learning using the imaginary suggestion method used in the experimental class is superior to the conventional method of learning conducted in the control class. Therefore, the suggestion method of imagination is better than the conventional method in improving students' skills in writing poetry.
Sastra Lisan Krinok : Kajian Struktural dan Semiotik Feerlie Moonthana Indhra; Maizar Karim; Nazurty ,
DIKBASTRA Vol. 1 No. 1 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.41 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Struktur sastra lisan Krinok yang mencakup: tema, diksi, imaji, irama, rima, larik, dan bait, 2. Tanda-tanda dalam sastra lisan Krinok yang berupa: ikon, indeks dan simbol. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif dengan peneliti sebagai instrument. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural-semiotik terhadap sastra lisan Krinok. Data penelitian ini, yakni teks dokumen Krinok dengan sumber data VCD dan wawancara dengan informan. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan teknik konten analisis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pada struktur sastra lisan Krinok telah ditemukan lima tema, empat diksi yang khas, tiga jenis imaji, empat jenis irama, empat jenis rima, empat jenis larik, dan enam jenis bait. Sedangkan pada unsur semiotik Krinok telah ditemukan tanda berupa ikon, indeks dan simbol. This study aims to describe: 1. Krinok oral literary structure which includes: theme, diction, image, rhythm, rhyme, array, and stanza, 2. Signs in Krinok oral literature in the form of: icons, indexes and symbols. This research uses descriptive-qualitative design with researchers as an instrument. The approach in this research is a semiotic-structural approach to Krinok oral literature. The data of this study, namely the text of Krinok documents with VCD data sources and interviews with informants. The collected data is analyzed by content analysis technique. Based on the results of research and discussion it can be concluded that in Krinok oral literary structure have been found five themes, four diction typical, three types of images, four types of rhythm, four types of rhymes, four types of arrays, and six types of stanza. While on the element of semiotik Krinok has been found in the form of icons, indexes and symbols.
Manifestasi Prinsip Kesantunan dan Prinsip Kerja Sama dalam Implikatur Percakapan di Sekolah Bashori ,; Eko Kuntarto
DIKBASTRA Vol. 1 No. 1 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.479 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan bahasa lisan dalam pergaulan di lingkung-an sekolah antara siswa, guru. Fokus penelitian adalah pada ragam bahasa lisan yang mempunyai maksud tergantung konteks (contex depending). Adapun aspek-aspek kebahasaan yang diteliti adalah manifestasi prinsip kesantunan dan prinsip kerja sama dalam implikatur percakapan pada interaksi di sekolah. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik Simak-Libat Cakap (SLC), divariasi dengan teknik catatan lapangan. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kesantunan dapat dimanifestasikan dalam jenis tindak tutur representatif, ekspresif, komisif, dan direktif, (2) Prinsip Kesantunan dan Prinsip Kerja sama dapat dimanifestasikan dalam implikatur percakapan; (3) Pada situasi percakapan dengan topik resmi, kesantunan dimanifestasikan dengan pematuhan pada prinsip kerja sama dan penggunaan implikatur; (4) Pada situasi percakapan dengan topik tidak resmi, prinsip kerjasama (PK) lebih diutamakan daripada prinsip kesantunan (PS); (5) Pada percakapan antara siswa-guru, jarak sosial dan status sosial tidak lagi menjadi pertimbangan utama untuk menyampaikan tuturan yang santun. This study examines the use of spoken language in the school environment among students, teachers. The focus of the research is on the variety of oral language that has context-dependent intentions (contex depending). The linguistic aspects studied are the manifestation of the principle of politeness and the principle of cooperation in the implicatur of conversation on the interaction in school. The technique used in data collection is the technique of Simak-Libat Cakap (SLC), varied by field note technique. The results of this study are: (1) Modesty can be manifested in representative, expressive, commissive, and directive speech acts, (2) Principle of Principle and Principle Cooperation can be manifested in conversational implicatures; (3) In conversational situations with official topics, politeness is manifested by adherence to the principle of cooperation and the use of implicatures; (4) In situations of conversations with unofficial topics, the principle of cooperation (PK) takes precedence over the principle of politeness (PS); (5) In the conversation between student-teacher, social distance and social status is no longer a major consideration for delivering a polite speech.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Menulis Teks Prosedur Juslina Ernawati; Herman Budiyono; Kamarudin ,
DIKBASTRA Vol. 1 No. 1 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.429 KB)

Abstract

Menulis adalah salah satu keterampilan bahasa yang sulit dikuasai oleh para siswa, sehingga model pembelajaran yang dibutuhkan tidak hanya mengajarkan konsep bahasa, tapi juga bisa mengasah ketrampilan berfikir siswa dengan menghadirkan beragam fenomena dalam kehidupan nyata manusia. digunakan sebagai topik atau masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran berbasis masalah di kelas X MAN Model Kota Jambi dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar penulisan teks prosedur. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research / CAR). Lokasi penelitian yang dipilih adalah kelas X A, MAN Model Jambi dengan jumlah siswa 31 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, wawancara, dan prosedur tes teks tertulis. Analisis lebih lanjut mengenai proses kualitas data aplikasi model pembelajaran berbasis masalah dilakukan dengan arus reduksi data, penyajian data, dan diakhiri dengan kesimpulan, sedangkan data kualitas penulisan data menggunakan prosedur analisis dengan rumus rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran penulisan teks prosedur kelas X MAN Model Kota Jambi. Writing is one language skill that is difficult for students to master, so that the learning model that is needed not only teaches the concept of language, but can also hone students' thinking skills by presenting various phenomena in real life. used as a topic or problem. This study aims to determine the application of problem-based learning in class X MAN Model City of Jambi in improving the quality of the process and learning outcomes of writing procedure texts. This research is a classroom action research (CAR). The chosen research location is class X A, MAN Model Jambi with 31 students. The instruments used in this study were observation sheets, interviews, and written text testing procedures. Further analysis of the process of data quality application of problem-based learning models is carried out with the flow of data reduction, data presentation, and concludes with a conclusion, while data quality writing data uses an average formula analysis procedure. Based on the results of the study it can be concluded that the application of problem-based learning models can improve the quality of the process and the results of learning the writing of procedure texts for class X MAN Model Jambi City.
Pengembangan Video Pembelajaran Pendidikan Karakter Berbasis Dongeng untuk Raudhatul Athfal Maryana ,; Sudaryono ,
DIKBASTRA Vol. 1 No. 1 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.192 KB)

Abstract

Perkembangan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pengembangan video pembelajaran berbasis pendidikan karakter dengan fabel untuk RA dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu: 1) hasil validasi draf ahli diperoleh nilai 80% memenuhi syarat sangat layak dengan Keputusan Tidak perlu direvisi 2) Hasil validasi para ahli media diperoleh nilai 78,8% yang memenuhi syarat layak dengan keputusan yang perlu direvisi, dan revisi telah dilakukan, 3) hasil validasi ahli material diperoleh sebuah Nilai 80% memenuhi syarat sangat layak dengan keputusan tidak perlu direvisi; (2) Keefektifan pembelajaran berbasis video berbasis pembelajaran berdasarkan fabel untuk program pengujian RA, meliputi uji coba seorang guru yang memperoleh nilai 92% berkualifikasi sangat efektif dalam menyampaikan pendidikan karakter material; (3) penggunaan pembelajaran berbasis video berbasis pembelajaran berdasarkan uji coba lapangan, meliputi: 1) uji coba individu diperoleh 84,7%, 2) uji coba kelompok kecil diperoleh nilai 80%, 3) kelompok percobaan memperoleh nilai 80% Memenuhi syarat sebagai pembelajaran video yang bagus dan video ini bisa digunakan oleh peserta didik secara individu maupun klasik. The development of research results shows that: (1) the process of developing fable-based character education learning videos for RA is carried out in several stages, namely: 1) the results of the validation of the expert draft obtained a value of 80% fulfilling the very feasible requirements with Decision No need to be revised 2) Results of validation media experts obtained a value of 78.8% who met the eligibility requirements with decisions that need to be revised, and revisions have been made, 3) the results of expert material validation obtained a Value of 80% fulfilling the very feasible requirements with the decision not to be revised; (2) The effectiveness of learning-based video-based learning based on fables for RA testing programs, including the trial of a teacher who has a 92% qualification score is very effective in delivering material character education; (3) the use of learning-based video-based learning based on field trials, including: 1) individual trials obtained 84.7%, 2) small group trials obtained a value of 80%, 3) the experimental group obtained 80% score Qualified as learning good video and this video can be used by students individually or classically.
Seloko Adat Jambi: Kajian Struktur, Fungsi Pragmatik dan Fungsi Sosial Suhardianto ,; Yundi Fitrah
DIKBASTRA Vol. 1 No. 1 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.236 KB)

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur Seloko Adat Jambi meliputi: rima, irama, larik, dan bait. Selanjutnya penelitian ini juga mendiskripsikan fungsi pragmatik dan fungsi sosial yang terkandung dalam seloko adat Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif-kualitatif. Data penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat seloko adat Jambi. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks Seloko Adat Jambi yang terdapat dalam buku lembaga adat provinsi Jambi buku Jilid III Sastra Adat Jambi. Data yang dianalisis diuji keabsahan datanya dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan struktur seloko rima yang memiliki rima awal, tengah (dalam), dan akhir, Lariknya memiliki pola selarik atau sebagian larik. Kemudian untuk bait berisi satu larik, dua larik atau lebih dari empat larik. Seloko Adat Jambi dapat dilihat memiliki dua fungsi yakni yakni fungsi pragmatik dan fungsi sosial. Fungsi pragmatik pada seloko adat jambi meliputi fungsi informasional, fungsi ekspresif, fungsi direktif, fungsi estetis dan fungsi fatik. Sedangkan fungsi sosial meliputi peneguhan nilai agama, pengukuhan pranata budaya, acuan dasar hukum adat, nilai pendidikan dan hiburan Kata kunci: struktur, fungsi, seloko adat Abstract ___________________________________________________________________ This research aims to describe the structure of seloko adat jambi consist of rhyme, rhythm, array, and couplet. Then, this research also describe the pragmatic function and social function that contained in seloko adat Jambi. The method used in this research is descriptive qualitative. This research data is in the form of words and seloko adat jambi sentences. The data resources in this research come from seloko adat jambi which in jambi customary institution books Volume III. Validity of the data was analyzed by using triangulation techniques. The results of this research indicate that seloko structure rhyme has a beginning rhyme, middle (in), and the end. Array has a streak pattern or partial array. Then to the couplet contains one couplet, two or more than four couplet. Seloko adat Jambi can be seen to have two functions namely the pragmatic function and social function. Pragmatic functions in seloko adat jambi includes of informational function, expressive function, directive function, aesthetic function and the fatigue function. While social functions include the affirmation of religious values, strengthening of cultural institutions, customary law basic reference, educational and entertainment value. Key words: structure, function, seloko adat Jambi
Pengaruh Penerapan Metode PBL Terhadap Kemampuan Menulis Teks Tanggapan Kritis Mahasiswa Politeknik Jambi Gustina Anggraini; Eko Kuntarto; Yundi Fitrah
DIKBASTRA Vol. 1 No. 2 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana pengaruh penerapan metode PBL terhadap kemampuan menulis teks tanggapan kritis terhadap mahasiswa Politeknik Jambi. Desain dan pendekatan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian quasi eksperimen. teknik analisis data menggunakan metode statistik yaitu dilakukan dengan menguraikan kondisi kemampuan siswa dalam menulis teks tanggapan kritis. Dalam pelaksanaannya, pengolahan data dilakukan dengan bantuan program SPSS 22. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan menulis teks tanggapan kritis. Kata kunci: metode, PBL, menulis, teks, kritis
Hubungan Penalaran dengan Kemampuan Menulis Berita Siswa SMP Kota Jambi Siti Khadijah; Herman Budiyono
DIKBASTRA Vol. 1 No. 2 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan mendeskripsikan hubungan antara penalaran dengan kemampuan menulis berita pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 5 Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes, dokumentasi dan pengamatan. Instrumen penelitian yang digunakan ada dua yaitu instrumen penalaran dan instrumen kemampuan menulis berita. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis kerena peneliti ingin melihat hubungan penalaran dengan kemampuan menulis, uji statistik dalam penelitian ini juga dibantu dengan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya kemampuan bernalar yang baik, peserta didik mampu menulis berita dengan kritis dan kreatif. Kata kunci: Penalaran, kemampuan, menulis, berita
Kemampuan Menulis Paragraf Deskriptif Menggunakan Media Gambar Siswa SMP di Kota Jambi Janiasari; Hary Soedarto Harjono; Rustam
DIKBASTRA Vol. 1 No. 2 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis paragraf deskriptif menggunakan media gambar siswa kelas VII B SMP Negeri 8 Kota Jambi dari 4 aspek penilaian paragraf deskriptif. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis paragraf deskriptif berdasarkan media rata-rata hasil penilaiannya adalah cukup mampu. Kemampuan menulis paragraf deskriptif berdasarkan media gambar siswa kelas VII B SMP Negeri 8 Kota Jambi ditinjau dari aspek kesesuaian tema dengan gambar dapat digolongkan pada kategori mampu dengan nilai 73,2, dari aspek menciptakan daya khayal dapat digolongkan pada kategori cukup mampu dengan nilai 70, ditinjau dari aspek melibatkan kesan indra dapat digolongkan pada kategori cukup mampu denggan nilai 67,2 dan pada aspek menimbulkan kesan yang hidup dapat dikategorikan cukup mampu dengan nilai 69,2. Secara keseluruhan hasil penilaian diakumulasikan maka hasilnya adalah 69,9 dengan keterangan cukup mampu. Penggunaan media gambar dapat membantu menunjang hasil belajar siswa dalam menulis paragraf deskriptif. Kata Kunci: Kemampuan, menulis, paragraf, deskriptif, gambar
Pengaruh Metode Sugesti Imajinasi Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen Siswa Kelas IX SMP Tritin Retnosari
DIKBASTRA Vol. 1 No. 2 (2018): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : DIKBASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis cerpen siswa, (2) pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis cerpen pada siswa yang memiliki kreativitas tinggi, (3) pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis cerpen pada siswa memiliki kreativitas rendah, dan (4) dampak kreativitas pada keterampilan menulis cerpen siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu yang melibatkan tiga variabel: metode imajinasi sugesti sebagai variabel independen, kreativitas sebagai variabel moderator, dan keterampilan menulis cerita pendek sebagai variabel dependen. Data dianalisis dengan analisis uji anova dua arah dan tukey. Hasil penelitian menunjukkan (1) ada pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis cerpen siswa, (2) tidak ada pengaruh metode sugesti imajinasi terhadap keterampilan menulis cerpen pada siswa yang memiliki kreativitas tinggi, (3) ada pengaruh metode imajinasi saran terhadap keterampilan menulis cerpen pada siswa yang memiliki kreativitas rendah, dan (4) ada pengaruh kreativitas terhadap keterampilan menulis cerpen siswa. Kata kunci: metode, sugesti, imajinasi, menulis, cerpen