Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lagu "Aneuk Yatim" karya Rafli Kande menggunakan pendekatan mimetik dalam kritik sastra. Pendekatan ini menempatkan karya seni sebagai cerminan realitas sosial, budaya, dan sejarah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat, serta analisis data deskriptif untuk menggambarkan representasi kehidupan anak yatim, nilai-nilai religius, budaya, dan sejarah konflik di Aceh. Lagu "Aneuk Yatim" menceritakan kehidupan anak yatim di Aceh yang merupakan dampak dari konflik bersenjata dan bencana alam seperti tsunami 2004. Melalui lirik lagu, Rafli Kande menyampaikan pesan tentang kesedihan anak yatim akibat kehilangan orang tua, pentingnya doa dan kesabaran dalam menghadapi cobaan, serta nilai-nilai budaya dan religius yang mengajarkan kepedulian terhadap anak yatim. Analisis mimetik menunjukkan bahwa lagu ini bukan hanya karya estetis, tetapi juga berfungsi sebagai sarana penyampaian realitas sosial dan penderitaan masyarakat Aceh. Pesan moral yang disampaikan juga bersifat universal, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak yatim dan memperkuat solidaritas sosial. Dengan demikian, lagu ini menginspirasi pendengarnya untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik. Kata Kunci: Pendekatan Mimetik, Kritik Sastra, Anak Yatim, Konflik Aceh, Nilai Religius, Solidaritas
Copyrights © 2024