Kegiatan Program Kemitraaan Masyarakat ini difokuskan pada Kelompok Tani Makmur di dalam merintis hilirisasi komoditas kopi sejalan dengan pengembangan desa wisata, dengan beberapa pertimbangan: (1) dari aspek manajemen, masih sangat minimnya pengetahuan manajemen dalam mengelola kelompok; (2) dari aspek ekonomi, pemasaran kopi belum mengggembirakan sejalan dengan maraknya pembangunan desa wisata; (3) Desa Plangkrongan belum dikenal luas di luar wilayah kabupaten padahal wilayah tersebut potensial untuk menjadi destinasi wilayah yang dekat dengan Telaga Sarangan. Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh anggota kelompok tani Makmr adalah: (1) masalah mesin pengolahan yang masih sederhana; (2) masalah pemasaran produk yang hanya berkisar di wilayah lokal.Tujuan kegiana ini adalah: (1) memecahkan pemecahan permasalahan di bidang produksi hilirisasi pengolahan kopi; (2) memecahkan permasalahan di bidang manajemen pada pelaku UMKM hilirasi pengolahan kopi; (3) memecahkan permasalahan di bidang promosi dan pemasaran pada pelaku UMKM hilirisasi pengolahan kopi. Metode pemecahan permasalahan yang diterapkan adalah: (1) identifikasi karakteristik dan kebutuhan pengrajin olahan kopi akan informasi bisnis; (2) sosialisasi tentang pentingnya kelembagaan usaha agar bisa membangun kemitraan usaha dengan stakeholder; (3) pendampingan kepada para pengrajin olahan kopi dalam mengakses informasi bisnis untuk menuju pengembangan kawasan sentra. Kegiatan tersebut dilakukan dengan Focus Group Discussion dan teknik Partisipatory Rural Apraisal. Hasil pengabdian melipiuti pemnecahan permasalhanan di bidang produksi, pemecahan masalah di bidang di bidang manajmen pada pelaku UMKM, dan pemecahan permasalahan di bidang promosi dan pemasaran. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, upaya bersama dari berbagai pihak dapat memastikan keberlanjutan dan keberhasilan hilirisasi tanaman kopi di Kabupaten Magetan, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan komunitas sekitarnya.
Copyrights © 2024