Stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi kronis dan tantangan kesehatan di Indonesia, khususnya wilayah Bantul, DIY. Ibu hamil memiliki peran kunci dalam upaya pencegahan stunting karena fase kehamilan adalah periode kritis perkembangan janin dan kesehatan anak pada masa depan. Ibu hamil yang mendapatkan asupan gizi cukup, berkualitas dan seimbang maka akan mengurangi risiko anak stunting dan mendukung generasi sehat dan produktif di masa depan. Upaya peningkatan status gizi ibu hamil salah satunya dapat dilakukan dengan peningkatan pengetahuan gizi melalui edukasi gizi. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil di wilayah Kasihan, Bantul, DIY. Metode edukasi gizi hamil dilakukan dengan ceramah yang memanfaatkan media PPT dan pemberian buku saku gizi ibu hamil dan menyusui. Edukasi gizi ini telah dilaksanakan dengan lancar pada 14 ibu hamil. Perubahan pengetahuan gizi ibu hamil diukur menggunakan kuesioner pre-post test. Nilai rata-rata pengetahuan gizi ibu hamil sebelum diberikan edukasi gizi hamil adalah 74.29 atau pengetahuan gizi sedang sedangkan nilai rata-rata pengetahuan gizi ibu hamil setelah diberikan edukasi adalah 81.42 atau pengetahuan gizi tinggi. Nilai rata-rata pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi mengalami kenaikan sebesar 7.13 poin. Edukasi gizi ini diharapkan menjadi bekal bagi ibu hamil agar terhindar dari anak yang stunting di kemudian hari. Kegiatan selanjutnya disarankan melakukan edukasi gizi berkelanjutan dan pendampingan gizi untuk bayi dan ibu menyusui agar dukungan generasi sehat bebas stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dapat optimal.
Copyrights © 2024