JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024

MANAJEMEN KURIKULUM DI SMP NEGERI 8 BANDA ACEH

Nelliraharti, Nelliraharti (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum di SMP Negeri 8 Banda Aceh, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 8 Banda Aceh menerapkan dua kurikulum, yaitu Kurikulum Merdeka dan Kurikulum K13. Perencanaan kurikulum dilakukan secara kolaboratif oleh tim yang terdiri dari  guru dan pemangku kepentingan lainnya sehingga menciptakan rasa kepemilikan yang kuat. Pengorganisasian  melibatkan pembagian tugas yang jelas serta pemanfaatan sumber daya yang efisien, termasuk kegiatan ekstrakurikuler yang terintegrasi. Dalam pelaksanaan, semua guru diwajibkan untuk menguasai teknologi digital guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dan didukung oleh pelatihan berkala. Evaluasi kurikulum dilakukan secara sistematis untuk memastikan pencapaian tujuan pendidikan dan perbaikan berkelanjutan. Kendala yang dihadapi, terutama dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, meliputi pemahaman guru yang bervariasi dan keterbatasan sumber belajar. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan pelatihan guru dan penyediaan sumber belajar yang lebih memadaiKata Kunci : Manajemen, Kurikulum, Kurikulum Merdeka, Kurikulum K13This study aims to analyze the curriculum management at SMP Negeri 8 Banda Aceh, which includes the planning, organizing, implementing, and evaluating of the curriculum. The research methodology employs a qualitative approach using interview and observation techniques. The results indicate that SMP Negeri 8 Banda Aceh implements two curricula: the Merdeka Curriculum and the K13 Curriculum. Curriculum planning is conducted collaboratively by a team consisting of teachers and other stakeholders, thereby fostering a strong sense of ownership. Organization involves clear task distribution and efficient resource utilization, including integrated extracurricular activities. During implementation, all teachers are required to master digital technology to enhance the effectiveness of learning, supported by regular training. Curriculum evaluation is conducted systematically to ensure the achievement of educational objectives and facilitate continuous improvement. Challenges encountered, particularly in the implementation of the Merdeka Curriculum, include varying levels of teacher understanding and limitations in learning resources. This study provides recommendations for enhancing teacher training and providing more adequate learning resources.Keywords: Management, Curriculum, Merdeka Curriculum, K13 Curriculum

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jes

Publisher

Subject

Education

Description

The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects ...