Perubahan-perubahan (changes) pada awal, pertengahan dan akhir pelaksanaan proyek konstruksi sering dihadapkan pada terjadinya ide perubahan yang datang dari pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Proyek Jembatan Youtefa yang berdiri di atas Teluk Youtefa mengalami pergantian kontrak sehingga proyek bisa berjalan on schedule dan terhindar dari keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan Contract Change Order (CCO) dan alternatif-alternatif CCO yang terjadi dalam Proyek Jembatan Youtefa menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP). Metode AHP digunakan karena lebih mudah dan cepat dalam mengurutkan faktor penyebab CCO berdasarkan hierarki kepentingan. Kuisioner disebarkan pada petinggi Proyek Jembatan Youtefa yang terlibat dalam pemutusan terjadinya CCO. Hasil yang didapatkan, faktor utama penyebab terjadinya CCO adalah faktor konstruksi dengan nilai bobot sebesar 49,7%. Sedangkan subfaktor penyebab CCO yang terbesar adalah Peraturan dari Pihak yang Berwenang Membuat Keputusan dengan bobot sebesar 22%, Kurang Memadainya Peralatan/ Perlengkapan sebesar 14% dan Perubahan Desain sebesar 10%. Adapun Perubahan Volume Pekerjaan merupakan persentase terbesar yang berpengaruh terhadap kinerja pelaksanaan proyek akibat CCO yakni sebesar 32,8%. Selain itu, persentase perubahan nilai kontrak dari nilai kontrak awal sebesar 9,9%.
Copyrights © 2024