Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko dalam pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak di PT Interport Mandiri Utama Balikpapan. Penggunaan Pesawat udara tanpa awak semakin meningkat dalam berbagai sektor industri, termasuk logistik dan supply chain. Meskipun Pesawat udara tanpa awak menawarkan berbagai keuntungan seperti efisiensi dan keselamatan yang lebih tinggi, namun terdapat potensi risiko yang dapat membahayakan operator dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko yang terkait dengan pengoperasian Pesawat udara tanpa awak. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait dan analisis dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya beberapa potensi risiko yang signifikan, seperti kerusakan properti, kegagalan teknis, dan risiko terhadap keselamatan orang di sekitar area operasi. Untuk mengurangi risiko tersebut, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah pengendalian, termasuk pelatihan intensif bagi operator, pemeliharaan rutin Pesawat Udara Tanpa Awak, serta penerapan prosedur operasi standar yang lebih ketat. Implementasi manajemen risiko yang efektif diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi pengoperasian Pesawat Udara tanpa awak di PT Interport Mandiri Utama.
Copyrights © 2024