Dalam sebuah proyek konstruksi, penting untuk melakukan pengendalian terhadap waktu, kualitas, dan biaya agar hasil pekerjaan sesuai dengan rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis dan peristiwa kritis dari penerapan metode Critical Path Method (CPM) dalam penjadwalan waktu pada proyek pembangunan Gedung Chandra Tanjung Karang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pekerjaan proyek Pembangunan Gedung Chandra Tanjung Karang telah sesuai dengan menggunakan metode CPM, waktu penyelesaian proyek dapat ditentukan dalam periode 24 minggu. Peristiwa kritis yang diperoleh, diantaranya Pekerjaan persiapan (A), Pekerjaan tanah (B), Pekerjaan Sub Struktur (C1), Pekerjaan Struktur Lantai 2 (C3), Pekerjaan Pasangan (E), Pekerjaan Kusen (G1), Pekerjaan ACP (H), Pekerjaan Pengecatan (K) dan Pekerjaan persiapan (A), Pekerjaan tanah (B), Pekerjaan Sub Struktur (C1), Pekerjaan Struktur Lantai DAK (C6), Pekerjaan ACP (H), Pekerjaan CCTV (T2), Pekerjaan Pengecatan (K) Adapun lintasan kritis (critical path) yang diperoleh dari start sampai dengan finish terdiri dari dua jalur yaitu A,B,C1,C3,E,G1,H,K dan A,B,C1,C6,H,T2,K
Copyrights © 2024