Anemia pada remaja putri di Indonesia sering kali disebabkan oleh kurangnya asupanzat besi dalam makanan. Untuk mencegah dan mengatasi masalah ini, pemerintah telahmelakukan upaya melalui komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dengan menggunakanmetode yang terbukti efektif. Salah satu metode yang dapat memperjelas materi edukasiadalah metode demonstrasi dan video-based learning (VBL). Penelitian ini bertujuanuntuk membandingkan efektivitas metode demonstrasi dan VBL dalam meningkatkanpengetahuan remaja putri tentang anemia di MTs Mathla’ul Anwar Sumur pada tahun2024. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu, dengan kelompok eksperimenyang menerima materi melalui VBL dan kelompok kontrol yang menerima materi melaluimetode demonstrasi. Sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling,menghasilkan 52 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yangmenerima metode demonstrasi memiliki rata-rata skor pengetahuan yang lebih tinggi(14,38) dibandingkan kelompok yang menerima metode VBL (13,77), dengan selisih0,61 poin. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok(p=0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa metode demonstrasi lebih efektif dalammeningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia dibandingkan dengan metodeVBL. Oleh karena itu, metode demonstrasi dapat menjadi alternatif yang efektif dalampenyampaian edukasi kesehatan kepada remaja
Copyrights © 2024