Latar Belakang: Screen time diartikan sebagai waktu lama penggunaan layar (screen) media elektronik atau gadget. Salah satu kekhawatiran terkait kesehatan adalah potensi penggunaan layar terhadap gejala Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH). Perilaku yang menandai terjadinya GPPH berupa gambaran inatensi, impulsivitas, serta hiperaktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan screen time dengan risiko GPPH pada anak usia toddler.Metode: Cross-sectional dierapkan untuk meneliti melalui metode kuantitatif deskriptif. Orang tua dengan anak yang berusia 1-3 tahun dengan jumlah sebanyak 81 orang diikutsertakan sebagai responden, yang pemilihannya berjalan melalui cara simple random sampling. Lembar observasi ditanyakan kepada orangtua melalui wawancara dan kuisioner SPPAHI diisi oleh orangtua. Data diolah menggunakan SPSS. Pengolahan data dengan uji chi-square.Hasil: Hasil uji chi-square didapatkann nilai p value sebesar 0,000 (p<0,05). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara hubungan screen time dengan risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH) pada anak usia toddler di Posyandu Kelurahan Karangpucung.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara screen time dengan risiko GPPH pada anak usia toddler di Posyandu Kelurahan Karangpucung.
Copyrights © 2024