Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi Gula, garam, lemak (GGL), kualitas tidur, dan aktivitas fisik terhadap obesitas sentral pada pegawai tenaga pendidik di UPN “Veteran” Jakarta. Populasi penelitian adalah pegawai berusia 23 sampai 58 tahun, dengan proporsi jenis kelamin lebih banyak laki-laki (67,1%) dibandingkan perempuan. Penelitian ini merupakan studi obeservasional dengan desain penelitian crossectional yang dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling dengan jumlah subjek sebanyak 82 orang pegawai. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Konsumsi GGL diukur dengan melakukan wawancara SQ-FFQ pada setiap subjek, kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index), sedangkan aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) yang mengklasifikasikan aktivitas fisik ke dalam dua kategori, yaitu aktivitas fisik rendah dan cukup. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara obesitas sentral dengan konsumsi gula (p-value=0,603), konsumsi garam (p-value=1,000), konsumsi lemak (p-value=0,545), kualitas tidur (p-value=0,603), dan aktivitas fisik (p-value=0,983). Penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi GGL, kualitas tidur, dan aktivitas fisik tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap obesitas sentral pada pegawai tenaga pendidik di UPN “Veteran” Jakarta.
Copyrights © 2024