Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen laba ditinjau dari aspek profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, dan dewan komisaris pada perusahaan manufaktur food & beverage yang terdaftar di BEI Tahun 2020-2023. Sektor food and beverage merupakan sektor manufaktur andalan dalam memberikan sokongan yang besar bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi nasional dan nilai investasi nasional. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, diperoleh 13 perusahaan dalam kurun waktu pengamatan selama empat tahun menjadi sampel penelitian. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan program aplikasi eviews 12. Hasil penelitian mensimpulkan bahwa (1). Profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap manajemen laba. Hal tersebut bermakna semakin tinggi tingkat profitabilitas semakin besar pula potensi praktik manajemen laba. (2). Variabel leverage tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Dengan demikian leverage dianggap bukan sebagai faktor penentu dalam manajemen laba. (3). Variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Maknanya, laba dari berbagai ukuran dapat melakukan manajemen laba dengan cara yang sama, tanpa dipengaruhi oleh skala operasional atau total aset yang dimiliki. (4). Variabel kepemilikan manajerial memiliki pengaruh negatif terhadap manajemen laba. Hal ini berarti semakin besar proporsi kepemilikan manajer, semakin rendah kemungkinan terjadinya manipulasi laba (5). Variabel dewan komisaris tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Hal tersebut bermakna bahwa fungsi pengawasan yang dijalankan oleh dewan komisaris tidak efektif dalam mencegah praktik manajemen laba.
Copyrights © 2024