JITEKGI Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi
Vol 20, No 2 (2024)

PERUBAHAN INKLINASI INSISIF ATAS DENGAN PENCABUTAN PREMOLAR PADA PERAWATAN MALOKLUSI KELAS II DIVISI 1 (BERDASARKAN ANALISIS SEFALOMETRI)

Suryaprawira, Albert (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Dec 2024

Abstract

Latar belakang: Pasien dengan kelainan maloklusi kelas II divisi 1 mempunyai keluhan ingin memundurkan posisi gigi insisif atas yang dapat memperbaiki estetik dan penampilan dengan perawatan ortodonti. Pencabutan gigi premolar rahang atas  disarankan dalam kasus maloklusi kelas II divisi 1 untuk mengurangi proklinasi gigi anterior dan membuat bibir menjadi lebih kompeten serta memperbaiki profil  wajah.  Perawatan dapat dilakukan dengan pencabutan gigi premolar rahang atas dan penarikan gigi anterior rahang atas ke posterior atau penarikan gigi kaninus secara segmental kemudian diikuti penarikan empat gigi anterior rahang atas. Maloklusi Kelas II Divisi 1 dengan pencabutan premolar akan berpengaruh terhadap inklinasi gigi insisif atas terhadap bidang maksila yang akan menjadi lebih baik dengan perawatan ortodontik. Bahan dan Metode Peelitian : Jenis penelitian diskripsi perbandingan.  Sampel penelitian adalah data pasien tahun 2010 - 2020 di klinik pribadi, Jakarta.  Sampel dibagi kelompok maloklusi Kelas II Divisi 1 sebelum perawatan ortodonti cekat (sebelum pencabutan) dan setelah perawatan ortodonti cekat (setelah pencabutan).  Data diuji tes Kolmogorov Sminov untuk melihat distribusi data, dilanjutkan dengan uji beda (t berpasangan) untuk melihat perbedaan antar kelompok. Hasil Penelitian : Hasil uji Kolmogorov Smirnov pengukuran sefalometri kelompok sebelum dan sesudah mempunyai nilai p 0,05.  Ini menunjukkan semua kelompok berdistribusi data normal.  Hasil uji t berpasangan sudut inklinasi gigi insisif atas terhadap bidang maksila kelompok sebelum dan sesudah pencabutan didapatkan nilai p 0,05. Maka disimpulkan ada perbedaan bermakna antara kelompok sebelum dan sesudah pencabutan.  Pembahasan : Penelitian ini menunjukan terdapat perubahan inklinasi gigi insisif atas pada pasien dengan Maloklusi Kelas II Divisi 1. Rata-rata inklinasi gigi insisif atas terhadap garis bidang maksila sebelum perawatan ortodonti adalah 0.884 dan setelah perawatan adalah  0.699. Namun adanya beberapa faktor lain yang mungkin dapat mempengaruhi hasil penelitian seperti perbedaan ras subjek penelitian dan faktor lain seperti tarikan otot dan lain-lain perlu mendapat perhatian juga.  Kesimpulan: Pencabutan gigi premolar pada pasien dengan Maloklusi Kelas II Divisi 1 dapat mengakibatkan perubahan pada inklinasi gigi insisif atas terhadap garis bidang maksila ke arah posterior.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JITEKGI

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions

Description

Bidang ilmu Kedokteran Gigi yang disajikan dalam jurnal ini adalah meliputi Ilmu Konservasi Gigi, Periodontologi, Ortodontik, Ilmu Penyakit Mulut, Prostodontia, Ilmu Kedokteran Gigi Anak, Ilmu Bedah Mulut, Ilmu kesehatan Gigi Masyarakat & Pencegahan, serta bidang ilmu penunjang Kedokteran Gigi ...